mipowertechnology.com

Berbagai jenis binis menengah keatas di negara Ecuador

Tag Archive : Pisang ecuador

Makanan Tradisional Yang Potensial Di Ekuador

Untuk para wisatawan asing, Ekuador sendiri adalah negara yang menyediakan berbagai macam hal menarik, seperti mencicipi aneka masakan khasnya yang berwarna warni. Beberapa diantaranya adalah resep masakan yang sudah ada sejak lama, bahkan beberapa masakan khas tersebut berasal dari suku Inca di Ekuador.

Makanan Tradisional Yang Potensial Di Ekuador

Ekuador adalah sebuah negara yang ada di wilayah Amerika Selatan, wilayahnya dilintasi oleh garis ekuator atau sebuah garis khatulistiwa. Quito sebagai ibukota negara tersebut ternyata memiliki berbagai hal yang menarik. Seperti Ibukota negara tertinggi di dunia, Kota Quito yang diketahui berada di ketinggian 2.850 meter di atas permukaan laut. Kenapa kota tersebut berada di ketinggian? Karena kota ini berada di barisan wilayah dari Pegunungan Andes.

Walaupun di Ekuador banyak bangunan modern yang menjulang tinggi, Kota Quito ternyata adalah sebuah kota tua yang sangat menawan. Kota ini merupakan salah satu kota terpenting pada masa kejayaan Kerajaan dari suku Inca. Banyaknya bangunan bersejarah membuat Quito ditetapkan sebagai salah satu dari Situs Warisan Dunia oleh UNESCO yaitu pada tahun 1978 silam. Namun tidak hanya keindahan kota nya saja yang menarik. Ekuador menjadi sebuah negara yang menyimpan banyak sekali makanan dan juga jajanan khas nya. Berikut ini adalah makanan khas dari negara Ekuador.

Fanesca

Rebusan dari makanan yang sangat keras, makanan ini juga sebagai tradisi untuk menyambut fanesca, biasanya ritual ini hanya akan diadakan sekali setahun, tepatnya diadakan pada seminggu sebelum Minggu Paskah. Diantara bahan-bahan lainnya, makanan ini memiliki fig leaf gourd (“sambo”), labu, dan juga terdiri dari berbagai kacang-kacangan dengan total 12, termasuk juga dengan biji-bijian, jagung dan juga peterseli. Masing-masing dari biji yang berbeda tersebut melambangkan rasul, dan potongan kode garam yang mengacu pada Yesus. Biasanya hanya akan dikonsumsi saat makan siang, saat berkumpul bersama dengan teman dan keluarga.

Chugchucaras

“Chugchucaras” adalah sebuah kata dalam bahasa Quechua, bahasa pra-Kolombia dari penduduk setempat yang kemudian jika diterjemahkan menjadi “kulit-kaki-dada,” Yang dimana terdiri dari bagian untuk seekor babi. Selain potongan daging babi goreng, kulit babi, dan juga kaki babi, makanan ini akan dimakan dengan bubur jagung rebus, yang dimasak dengan cara digiling serta kentang kecil dan pisang raja yang berisi keju. Ternyata makanan ini mempunyai cerita tersendiri, bahwa babi tersebut dimasak dengan air mancur lokal, San Martin, untuk dapat memberinya rasa yang “ajaib”.

Guaguas de pan

Guaguas de pan, atau sebuah roti yang disiapkan selama perayaan Hari Orang Mati. Makanan ini masuk ke dalam makanan adalah Ekuador yang eksotis dan mempunyai asosiasi tentang agama yang unik. Kue-kue manis yang diisi dengan menggunakan jeli tersebut dimaksudkan sebagai bentuk yang melambangkan bayi yang dibungkus erat dengan pakaian lampin. Meskipun tradisi ini sudah ada jauh sebelum tradisi Pra-Kolombia yang memumikan orang mati.

Jadi, nantinya tidak semua kue kering akan dikonsumsi, sebagian lagi nantinya akan diambil dan kemudian ditinggalkan di batu nisan orang yang sudah meninggal. Guaguas atau kata lainnya adalah Quechuan, biasanya akan dimakan dan juga akan disajikan dengan minuman ungu yang tebal, manis, dan kemudian diseduh. Minuman ini dikenal sebagai colada morada, yang terbuat dari blueberry, blackberry, kulit buah nanas, gula, dan beberapa rempah-rempah.

Quinoa

Butir quinoa telah menjadi pokok dari pegunungan Andes yang kembali ke masyarakat pra-Inca. Quinoa makanan yang paling sering dijual dan juga paling sering dikonsumsi adalah jenis quinoa gading, meskipun quinoa hitam dan merah semuanya hampir sama populernya. Sebuah studi juga menunjukkan ada sebanyak tiga ribu varietas yang berbeda. Semakin menarik perhatian ke dunia lebih luas karena tingginya konsentrasi dari protein yang terkandung di dalamnya dan kurangnya gluten. Meskipun banyak yang menikmati sup quinoa dengan cara yang sederhana, dibuat dengan menggunakan tambahan bawang, mentega, dan juga garam.

Pisang goreng

Tentunya pasti sudah tidak heran jika negara Ekuador sendiri adalah negara penghasil pisang yang cukup besar di dunia. Olahan pisang goreng tersebut banyak di jual di sudut-sudut jalan, pisang yang sudah besar akan dibelah di bagian tengah, kemudian diisi dengan sepotong mozzarella dan dipanggang di atas panggangan. Makanan ini menjadi jajanan yang telah populer dan juga cukup murah, makanan ini dijual dengan harga USD $ 1. Selain itu olahan makanan yang satu ini juga sangat bergizi.

Ceviche

Sebuah hidangan dingin yang terbuat dari seafood yang sudah diasinkan. Makanan ini umumnya akan ada di mana-mana di negara Amerika Latin yang berbatasan langsung dengan lautan, tetapi ceviche Ekuador memiliki sedikit perbedaan dibandingkan dengan yang ada di negara Amerika Latin lainnya. Seperti ceviche Peru, yang menggunakan seabass dan udang. Berbeda dengan varietas Peru yang akan disajikan bersama dengan jus. Biasanya makanan ini juga akan disajikan dengan jagung bakar, popcorn, atau keripik pisang raja.

Llapingachos

Disebut dengan nama ya-peen-gah-choes secara teknis masuk ke dalam jenis makanan yang cukup mudah ditemukan di Ekuador. Makanan dengan bahan dasar kentang yang kemudian diisi dengan keju, tetapi terkadang masyarakat sana akan menggantinya dengan tepung yang terbuat dari yuca, sayuran akar. Roti juga disajikan dengan menggunakan saus kacang. Hidangan ini berasal dari kota Ambato, dan sangat populer dengan orang-orang yang tinggal di kawasan sierras Ekuador.

Morocho

Terbuat dari kombinasi susu, gula, dan juga jagung putih asli Ekuador, akan dimakan dengan morocho sebuah minuman manis yang cukup berat seperti colada morada yang sebelumnya sudah disebutkan di atas. Makanan ini biasanya dijual di sudut-sudut jalan dan juga di beberapa pasar terbuka. Dihidangkan dengan sayuran dan juga dengan sedikit gula.

Quimbolitos

Mirip dengan makanan tamale di Meksiko, quimbolitos menawarkan olahan jagung yang dibungkus menggunakan daun lontar dan kemudian dimasak dengan cara di uap. Masyarakat sana juga sering menambahkan kismis, sebagai makanan penutup. Tetapi mereka juga bisa memasukkan daging sapi, ayam, lada, dan dengan menggunakan tambahan telur rebus yang dipotong dadu dan disajikan sebagai makanan utama.

Bolon de verde

Terbuat dari pisang hijau yang telah dihancurkan, pisang tersebut memang belum matang. Kemudian dibuat dengan bentuk bulat, masyarakat sana juga sering menyebut makanan ini sebagai bola hijau. Jika anda memang salah satu pecinta makanan yang digoreng, maka jika anda berkunjung ke Ekuador anda harus menikmati bolon de verde, karena bahan utamanya digoreng sebelum kemudian dihaluskan dan dicampur dengan menggunakan daging babi atau keju, kemudian akan dibentuk menjadi bola, lalu digoreng lagi.

Demikian itulah beberapa makan khas yang terdapat di Ekuador, negara yang sangat terkenal dengan hasil pisangnya tersebut ternyata mempunyai beberapa makan khas yang menarik untuk di cicipi. Jika anda akan berkunjung ke Ekuador, anda dapat mencoba beberapa makanan khas disana. Selamat mencoba!

Usaha Perkebunan Pisang di Ecuador yang Menggiurkan, di Indonesia juga bisa!

Pada setiap negara pastinya mempunyai daya tarik tersendiri, besar kecilnya magnet daya tarik tersebut tergantung dari keunikan dan juga kelebihan negara itu sendiri. Ditambah dengan cara pengelolaannya yang baik dan efektif. Indonesia sendiri adalah salah satu negara dengan banyak sekali keunikan dan keindahannya yang tidak dimiliki oleh negara-negara lainya. Namun untuk indonesia sensidi masih sangat lemah dalam sisi pengolahan dan juga prosanya, oleh karena itu jangan heran jika wisatawan mancanegara yang datang ke malaysia lebih banyak daripada yang datang ke indonesia malaysia sendiri dengan sebutan “ truly Asia destinasi wisata dan juga pengelolaannya patut diacungi jempol dari sisi promosi juga sangat bagus layak di tidur oleh indonesia. Karena untuk soal keunikan dan juga keindahan alam indonesia sendiri tidak kalah dibanding malaysia. Namun dalam hal artikel ini tidak akan dibahas tentang pariwisata atau kekayaan alam indonesia lainnya.

 

Mengelola Pisang Ecuador

 

Kali ini yang akan dibahas dalam artikel ini adalalah dayartrik dari ecuador dan potensi usahanya yang juga bisa di kembnangkan di indonesia. Karena yakin bahwa para pembaca haus akan ide ide dan inovasi baru untuk usaha yang dapat dilakukan. Buah pisang sendiri adalah salah satu menjadi hal yang menarik di Ekuador selain pisang sendiri sebagai salah satu sumber devisa utama negara tersebut, pisang yang sejatinya buah yang kaya akan asupan vitamin yang sangat bernilai gizi tinggi untuk masyarakat ecuador, karena masyarakat disana sangat gemar sekali mengkonsumsi pisang. Di pasaran dalam negeri sendiri selain buah ini harganya terjangkau, rasa buah pisang juga sangat enak terutama pisang aecuador yang sangat legit lembut dan juga segar. Maka tidak heran jika negara tersebut yang sekarang tengah dipimpin oleh salah seorang pemimpin yang berideologi sosialis di dukung oleh banyak rakyat pedesaan, namun ditentang oleh sebagian masyarakat dan penduduk kota yang cenderung berpikir secara liberal kemudian menjadi top eksportir psang dunia. Ditambah lagi penampilan pisang ini saja lah menggiurkan tidak kalah berkelas dengan pisang impor yang membanjiri pasar indonesia. Pisang sendiri tidak hanya dijadikan sebagai salah satu konsumsi langsung, namun juga bisa dibuat untuk menjadi sebuah keripik pisang seperti yang biasanya kita banyak temi di indonesia.

Macam-macam Pisang Ecuador

 

Pisang dari negara ini juga banyak menjelma menjadi beberapa bahan baku sup (orang sana menyebutnya dengan sopa) cara pembuatannya dibentuk seperti halnya perkedel lalu di goreng dikenal dengan nama (patacon), atau dimasak dengan cara digoreng bersama tepung dan di jadikan lauk untuk makan di samping lauk lainnya, bahkan di negara ini nasi goreng di beberapa restoran juga menggunakan beberapa olah pisang sebagai salah satu campurannya. Unik bukan? Masyarakat ecuador sendiri juga mempunyai beberapa sebutan pisang. Pisang yang bisa dikonsumsi secara langsung disebut banano atau guineo. Sedangkan untuk beberapa olahan pisang seperti yang biasa dijadikan kerupuk, di goreng atau diolah dalam bentuk lain namanya disebut platano. Untuk pisang jenis palatano ini memang kurang enak jika dikonsumsi secara langsung karena rasanya yang ketir, jadi diperlukan pengolahan untuk menikmati pisang ini. Platano sendiri dibagi menjadi dua yaitu platano verde dan juga platano yang masih hijau dan belum matang dan berwarna kuning. Platano verde pada umumnya dijadikan salah satu olahan keripik pisang yang terasa sangat kenyal saat dikunyah, sedangkan untuk maduro biasanya akan di oleh menjadi pisang bakar. Untuk olahan pisang maduro biasanya akan banyak dijumpai di cafe dan juga kantin di pinggir jalan. Jika pada saat sore hari menjelang nantinya akan ada banyak sekali kendaraan yang menyempatkan diri untuk menikmati macam-macam olahan pisang di sepanjang jalanan menuju Narnajal dan Puerto inca.

Perkebunan Dikelola dengan Baik

 

Setelah terjadinya perang dunia kedua, tanaman pisang di negara ini juga menjadi salah satu hal yang memikat dengan pesat tertampan di dataran rendah pada pesisir pantai di negara Ekuador ini. Sangat banyak sekali orang yang berasal dari daerah dataran rendah yang saat itu pidana dan bermukim di daerah pesisir dikarenakan mereka berkeinginan untuk bekerja di perkebunan pisang. Pemerintah juga sanagat mendukung dengan cara memabangun sarana seperti jalan yang meudahkan para petani dalam mengirim dan juga mendistribusikan buah-buahan. Tanaman pisang yang sedang tumbuh yang biasanya akan merusak kondisi tanah nantinya, sehingga produksi akan rendah nantinya. Oleh karena itu para petani pisang mencari lahan baru yang cukup luas untuk mereka tanam kembali. Untuk perkebunan pisang mereka sistemnya sudah dikelola sangat baik, bahkan di perkebunan pisang yang sangat luas, pemberian obat,pupuk dilakukan dengan menggunakan pesawat terbang kecil. Pohon pisang yang nantinya tumbuh teratur dan juga subur, buahnya sangat ranum dan juga sangat sedap dilihat. Hmpir untuk setiap tempat uang ada di negara latin ini, pisang sangat melimpah disana. Misalnya saja jika anda ke negara ini anda akan banyak melihat para penjaja pisang di pinggir jalan di sepanjang jalan Narjanjal, Puerto inca, Guayaquli hingga Duran. Termasuk juga anda akan banyak menemui para pedagang pisang di pasar tradisional dan juga swalayan yang terdapat di negara tersebut.

 

Hal yang bisa di tiru dari Ecuador

Jika pada negara tersebut pisang bisa menjadi salah satu hal yang berarti di negri yang dipimpin oleh Vicente Correa Delgado atau (dikenal dengan Rafael Correa), tentu saja indonesia sendiri mempunyai banyak kemiripan iklim dengan negara ini bisa dimanfaat hal yangs dari pisang. Seperti yang kita tau juga pengrajin dan juga pembuat keripik di indonesia sangat banyak sekali, bahkan umumnya banyak para pengrajin kripik yang biasanya kesulitan untuk mendapatkan bahan baku pisang. Dan tanaman pisang yang ada di indonesia juga umumnya hanya dikelola secara sederhana dan juga masih menggunakan teknik-teknik secara tradisional oleh para petani kecil sehingga hasil yang didapatkan oun tidak maksimal dan masih sangat rendah. Saya Berharap dengan adanya artikel ini akan menjadi salah atau penggerak para pengusaha pisang yang berada di indonesia, tergerak untuk membudayakan dan juga membangun perkebunan pisang yang modern yang nantinya juga akan berdampak pada penyerapan lapangan kerja yang cukup banyak. Sekaligus nantinya dapat mampu memenuhi kebutuhan domestik terhadap stok pisang berkualitas.

Yang perlu anda ketahui juga di Ecuador sendiri psang telah menyumbanhg sebesaer 14 persen PDB dan juga menyerap 30 persen tenaga kerja yang jumlahnya diperkirakan 1,25 juta tenaga kerja. Luar biasa bukan? Bayangkan jika hal tersebut juga bisa diterapkan di indonesia selain memajukan para petani membantu juga untuk memenuhi sektor lapangan pekerjaannya. Semoga nantinya ada yang berpikir untuk dapat melanjutkan perkebunan pisang yang selama ini hanya dianggap sebelah mata di negeri ini.