mipowertechnology.com

Berbagai jenis binis menengah keatas di negara Ecuador

Tag Archive : Bisnis UMKM

Mempromosikan Bisnis UMKM Kerajinan Tangan Hingga ke Ekuador

Telah banyak jenis keterampilan maupun produk Indonesia yang dipasarkan hingga ke luar negeri. Kerjasama yang dilakukan dalam memasarkan aneka produk  UMKM karya anak bangsa di luar negeri terbukti berhasil menarik minat banyak orang dari luar. Tentunya usaha ini tidak akan berhasil tanpa kerjasama dari banyak pihak seperti perusahaan-perusahaan BUMN serta didukung oleh banyak pihak yang memiliki kuasa untuk mengoptimalkan hasil produksi tersebut.

Faktor kemampuan dalam mendukung pelaksanaan dari pameran tersebut juga perlu untuk dilatih dengan baik. Supaya diharapkan dapat lebih optimal serta tak lupa untuk mensejahterakan para produsen budaya dan karya seni yang beragam dari berbagai belahan Indonesia. Kekayaan yang dimiliki Indonesia terbukti dapat menarik minat masyarakat luar serta tidak kalah bersaing dari produk yang dimiliki oleh negara lain. Hasil penjualan dan minat yang tinggi dari masyarakat dunia telah membuktikan hal itu. Sehingga menjadi penting untuk dikembangkan agar menjadi lebih profesional lagi oleh kesatuan kerjasama di Indonesia.

Pemerintah Komitmen Ajak Para UMKM Mejeng di Pameran Internasional

Pemerintah Indonesia terus mendorong agar Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) untuk bisa memasuki pasar Internasional. Salah satunya adalah lewat ajang pameran atau festival yang ada di berbagai belahan negara. Berita positif juga disampaikan oleh  Duta Besar Indonesia untuk Ekuador, Dieny Tjokropranolo. Beliau mengatakan bahwa peluang UMKM Indonesia di Ekuador cukup besar kemungkinan untuk dapat berhasil dipasarkan. Peminatnya pun tergolong cukup banyak. Apalagi intensitas dari pagelaran itu dapat dikatakan cukup sering untuk diadakan. Dalam satu tahun bisa ada beberapa event yang akan dilakukan di negara bagian Amerika Selatan itu.

Seperti yang telah diketahui, bahwa minat orang luar negeri akan suatu karya dan kebudayaan yang unik sangat tinggi. Kedua hal ini mendapat penghargaan yang besar di negara luar. Dan Indonesia sangat kaya akan dua hal tersebut. Maka dari itu kerjasama atas dasar sama-sama saling membutuhkan menjadi suatu hal yang sangat produktif untuk dapat dikerjakan. Festival merupakan salah satu cara yang baik dalam memasarkan produk UMKM Indonesia. Beberapa contoh produk yang diminati seperti alas kaki, furniture, produk fashion atau pakaian yang bertemakan tradisional, aneka kosmetik, hingga obat-obatan herbal yang diolah secara tradisional.

Kita perlu berbangga atas beberapa produk buatan anak bangsa tersebut yang diminati masyarakat Ekuador. Aneka jenis alas kaki mungkin diminati di sana karena cuaca yang dingin. Sehingga masyarakat membutuhkan penghangat untuk tubuh, khususnya di bagian-bagian yang cepat merasakan sensasi menggigil seperti telapak tangan, kaki, dan punggung. Produk furniture yang cukup diminati juga merupakan suatu kejutan. Jika selama ini kita menganggap bahwa produk ini yang diproduksi oleh luar negeri memiliki  kualitas yang terbaik jauh mengalahkan produk buatan lokal, maka hal itu sangat salah besar.

Banyak produk furniture impor yang tentunya memiliki kualitas yang baik. Namun produk furniture karya lokal juga banyak yang unik dan tampak menarik hingga membuat minat masyarakat di negara bagian Amerika Selatan itu cukup tinggi akan jenis ini. Aneka kosmetik lokal pun banyak yang diminati. Kandungan bahan alami yang lebih aman untuk digunakan dan proses pengolahan yang tidak banyak mencampurkan senyawa-senyawa berbahaya mungkin membuat banyak orang tertarik akan jenis ini. Apalagi dengan kemampuan yang tidak kalah unggul dari produk kosmetik internasional. Sementara untuk produk obat-obatan tradisional tentunya Indonesia menjadi produsen yang handal akan hal tersebut. Baik produk herbal yang menggunakan bahan-bahan alami maupun produk yang diolah dengan proses pembuatan yang melalui peracikan secara tradisional tanpa campuran bahan kimia maupun zat-zat berbahaya lain tentu sangat diminati oleh masyarakat Ekuador. Banyak negara asing yang sudah lebih mematenkan standar keamanan yang dikandung dari produk-produknya, termasuk salah satunya dalam jenis obat-obatan. Dibuat dengan harapan untuk menyembuhkan penyakit atau rasa tidak nyaman pada tubuh, akan menjadi sangat berbahaya jika justru obat tersebut memiliki efek samping yang dapat dihasilkan saat dikonsumsi.

Aneka Pameran yang Berlangsung

Pameran Centro Interamericano de Artesanias Artes Populares (CIDAP) atau dikenal sebagai Pameran Pusat Kerajinan dan Kesenian Populer yang banyak diikuti aneka masyarakat Amerika di Cuenca Ekuador, Amerika Selatan telah membuktikan angin segar bagi UMKM Indonesia. Bahkan hal yang sama pun turut dikatakan oleh Andriyanto Johan Syah, seorang anggota Komisi VI DPR RI yang menyampaikan bahwa pameran UMKM Indonesia di Ekuador menjadi bentuk hasil kerja sama yang berlangsung dengan banyak BUMN.

Hal ini ditandai dengan banyaknya dana yang dihabiskan untuk menjalankan ajang pameran tersebut. Ungkapan terima kasih kepada semua BUMN yang turut membantu juga tidak berhenti diucapkan secara terus menerus. Beberapa jenis BUMN yang turut membantu pelaksanaan ini seperti BRI, BNI, Mandiri, Timah, Telkom, Angkasa Pura I, Inalum, KAI, Djakarta Lloyds, Jamkrindo, Askrindo, SMI, Adhi Karya, Antam, Asabri, Garuda Indonesia, Pertamina, PGN, Indonesia Exim Bank, Pembangunan Perumahan, ASDP, serta BJB.

Produk yang dipasarkan di pameran tersebut pun tidak dipajang secara sia-sia dan hanya menghabiskan modal saja. Banyak produk yang mendapat perhatian dari segenap pengunjungnya serta diminati. Pameran tahunan ini sendiri dihadiri oleh 20 negara delegasi yang terdiri dari orang berjumlah hingga diatas 200 ribu banyaknya. Tidak hanya masyarakat Ekuador, banyak pengunjung dari negara lainnya pun turut meminati pengunjung dari negara lain. Khususnya bagi mereka yang pertama kali mengikuti festival seperti ini. Bahkan sampai Ibu Negara Rocio Gonzalez Navas serta para pejabat Ekuador yang datang kesana pun turut memberi perhatian khusus pada produk dan seni budaya dari Indonesia.

Minat Akan Batik Hingga Wayang Golek RI

Berbagai produk hasil kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia menjadi primadona dalam Pameran Centro Interamericano de Artesanias Artes Populares (CIDAP) atau dikenal Pameran Pusat Kerajinan dan Kesenian yang populer di Cuenca, Ekuador, daerah Amerika Selatan.

Ruang itu untuk memberikan segala informasi tentang seni dan budaya dari semua wilayah Indonesia. UMKM Indonesia seperti yang banyak menjual barang-barang seni dalam bentuk kain batik, kain tenun, sarung goyor, patung kayu, wayang golek, dan lainnya hingga makanan khas Indonesia seperti nasi goreng dan bakso. Setidaknya berhasil mencatat penjualan mencapai 90 persen terutama dalam jenis produk batik di hari kedua pameran tersebut.

Rencana Kedepan Untuk Bisnis UMKM Indonesia

Melihat dari tingginya minat masyarakat luas akan produk kebudayaan Indonesia, pameran yang turut dihadiri oleh delegasi dari Indonesia yang terdiri dari 17 orang ini berencana untuk lebih mengembangkan bisnis UMKM yang akan difokuskan di negara-negara lain juga. Sebanyak 11 orang dari Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Batang, Jawa Tengah, serta enam orang dari Bandung, Jawa Barat, tercatat sangat puas atas kesempatan yang diberi dalam menampilkan bisnis budaya Indonesia kepada dunia. Segala informasi tentang seni dan budaya dari seluruh wilayah Indonesia yang beragam berhasil ditampilkan dengan baik..

Indonesia akan mulai menghadiri aneka pameran internasional seperti ini yang ada di negara-negara lain seperti Jepang, Amerika Serikat, Arab, Afrika, dan negara-negara lain. Melalui pameran ini diharapkan seni budaya dan aneka macam produk UMKM dari Indonesia bisa dikenal secara lebih luas ke negara-negara lain. Dimana dampak positifnya bisa berkembang hingga meningkatkan kunjungan wisata, devisa negara, serta meningkatkan kesejahteraan pihak-pihak yang memproduksi UMKM di Indonesia. Banyak potensi seni dan kebudayaan Indonesia yang bisa lebih dikenal mancanegara, khususnya produk-produk UMKM hasil dari daerah Pemalang, Pekalongan, serta Batang.

Aneka bentuk pembekalan juga perlu untuk diberikan kepada segenap masyarakat. Baik itu dalam jenis cara pemasaran, hingga cara menjelaskan dengan baik akan kebudayaan dan aneka produk UMKM Indonesia. banyak hal teknis yang perlu dilatih dan tentunya didukung oleh Pemerintah. Faktor bantuan seperti modal juga perlu diberikan untuk bisa mengembangkan UMKM.