mipowertechnology.com

Berbagai jenis binis menengah keatas di negara Ecuador

Usaha Perkebunan Pisang di Ecuador yang Menggiurkan, di Indonesia juga bisa!

Usaha Perkebunan Pisang di Ecuador yang Menggiurkan, di Indonesia juga bisa!

Pada setiap negara pastinya mempunyai daya tarik tersendiri, besar kecilnya magnet daya tarik tersebut tergantung dari keunikan dan juga kelebihan negara itu sendiri. Ditambah dengan cara pengelolaannya yang baik dan efektif. Indonesia sendiri adalah salah satu negara dengan banyak sekali keunikan dan keindahannya yang tidak dimiliki oleh negara-negara lainya. Namun untuk indonesia sensidi masih sangat lemah dalam sisi pengolahan dan juga prosanya, oleh karena itu jangan heran jika wisatawan mancanegara yang datang ke malaysia lebih banyak daripada yang datang ke indonesia malaysia sendiri dengan sebutan “ truly Asia destinasi wisata dan juga pengelolaannya patut diacungi jempol dari sisi promosi juga sangat bagus layak di tidur oleh indonesia. Karena untuk soal keunikan dan juga keindahan alam indonesia sendiri tidak kalah dibanding malaysia. Namun dalam hal artikel ini tidak akan dibahas tentang pariwisata atau kekayaan alam indonesia lainnya.

 

Mengelola Pisang Ecuador

 

Kali ini yang akan dibahas dalam artikel ini adalalah dayartrik dari ecuador dan potensi usahanya yang juga bisa di kembnangkan di indonesia. Karena yakin bahwa para pembaca haus akan ide ide dan inovasi baru untuk usaha yang dapat dilakukan. Buah pisang sendiri adalah salah satu menjadi hal yang menarik di Ekuador selain pisang sendiri sebagai salah satu sumber devisa utama negara tersebut, pisang yang sejatinya buah yang kaya akan asupan vitamin yang sangat bernilai gizi tinggi untuk masyarakat ecuador, karena masyarakat disana sangat gemar sekali mengkonsumsi pisang. Di pasaran dalam negeri sendiri selain buah ini harganya terjangkau, rasa buah pisang juga sangat enak terutama pisang aecuador yang sangat legit lembut dan juga segar. Maka tidak heran jika negara tersebut yang sekarang tengah dipimpin oleh salah seorang pemimpin yang berideologi sosialis di dukung oleh banyak rakyat pedesaan, namun ditentang oleh sebagian masyarakat dan penduduk kota yang cenderung berpikir secara liberal kemudian menjadi top eksportir psang dunia. Ditambah lagi penampilan pisang ini saja lah menggiurkan tidak kalah berkelas dengan pisang impor yang membanjiri pasar indonesia. Pisang sendiri tidak hanya dijadikan sebagai salah satu konsumsi langsung, namun juga bisa dibuat untuk menjadi sebuah keripik pisang seperti yang biasanya kita banyak temi di indonesia.

Macam-macam Pisang Ecuador

 

Pisang dari negara ini juga banyak menjelma menjadi beberapa bahan baku sup (orang sana menyebutnya dengan sopa) cara pembuatannya dibentuk seperti halnya perkedel lalu di goreng dikenal dengan nama (patacon), atau dimasak dengan cara digoreng bersama tepung dan di jadikan lauk untuk makan di samping lauk lainnya, bahkan di negara ini nasi goreng di beberapa restoran juga menggunakan beberapa olah pisang sebagai salah satu campurannya. Unik bukan? Masyarakat ecuador sendiri juga mempunyai beberapa sebutan pisang. Pisang yang bisa dikonsumsi secara langsung disebut banano atau guineo. Sedangkan untuk beberapa olahan pisang seperti yang biasa dijadikan kerupuk, di goreng atau diolah dalam bentuk lain namanya disebut platano. Untuk pisang jenis palatano ini memang kurang enak jika dikonsumsi secara langsung karena rasanya yang ketir, jadi diperlukan pengolahan untuk menikmati pisang ini. Platano sendiri dibagi menjadi dua yaitu platano verde dan juga platano yang masih hijau dan belum matang dan berwarna kuning. Platano verde pada umumnya dijadikan salah satu olahan keripik pisang yang terasa sangat kenyal saat dikunyah, sedangkan untuk maduro biasanya akan di oleh menjadi pisang bakar. Untuk olahan pisang maduro biasanya akan banyak dijumpai di cafe dan juga kantin di pinggir jalan. Jika pada saat sore hari menjelang nantinya akan ada banyak sekali kendaraan yang menyempatkan diri untuk menikmati macam-macam olahan pisang di sepanjang jalanan menuju Narnajal dan Puerto inca.

Perkebunan Dikelola dengan Baik

 

Setelah terjadinya perang dunia kedua, tanaman pisang di negara ini juga menjadi salah satu hal yang memikat dengan pesat tertampan di dataran rendah pada pesisir pantai di negara Ekuador ini. Sangat banyak sekali orang yang berasal dari daerah dataran rendah yang saat itu pidana dan bermukim di daerah pesisir dikarenakan mereka berkeinginan untuk bekerja di perkebunan pisang. Pemerintah juga sanagat mendukung dengan cara memabangun sarana seperti jalan yang meudahkan para petani dalam mengirim dan juga mendistribusikan buah-buahan. Tanaman pisang yang sedang tumbuh yang biasanya akan merusak kondisi tanah nantinya, sehingga produksi akan rendah nantinya. Oleh karena itu para petani pisang mencari lahan baru yang cukup luas untuk mereka tanam kembali. Untuk perkebunan pisang mereka sistemnya sudah dikelola sangat baik, bahkan di perkebunan pisang yang sangat luas, pemberian obat,pupuk dilakukan dengan menggunakan pesawat terbang kecil. Pohon pisang yang nantinya tumbuh teratur dan juga subur, buahnya sangat ranum dan juga sangat sedap dilihat. Hmpir untuk setiap tempat uang ada di negara latin ini, pisang sangat melimpah disana. Misalnya saja jika anda ke negara ini anda akan banyak melihat para penjaja pisang di pinggir jalan di sepanjang jalan Narjanjal, Puerto inca, Guayaquli hingga Duran. Termasuk juga anda akan banyak menemui para pedagang pisang di pasar tradisional dan juga swalayan yang terdapat di negara tersebut.

 

Hal yang bisa di tiru dari Ecuador

Jika pada negara tersebut pisang bisa menjadi salah satu hal yang berarti di negri yang dipimpin oleh Vicente Correa Delgado atau (dikenal dengan Rafael Correa), tentu saja indonesia sendiri mempunyai banyak kemiripan iklim dengan negara ini bisa dimanfaat hal yangs dari pisang. Seperti yang kita tau juga pengrajin dan juga pembuat keripik di indonesia sangat banyak sekali, bahkan umumnya banyak para pengrajin kripik yang biasanya kesulitan untuk mendapatkan bahan baku pisang. Dan tanaman pisang yang ada di indonesia juga umumnya hanya dikelola secara sederhana dan juga masih menggunakan teknik-teknik secara tradisional oleh para petani kecil sehingga hasil yang didapatkan oun tidak maksimal dan masih sangat rendah. Saya Berharap dengan adanya artikel ini akan menjadi salah atau penggerak para pengusaha pisang yang berada di indonesia, tergerak untuk membudayakan dan juga membangun perkebunan pisang yang modern yang nantinya juga akan berdampak pada penyerapan lapangan kerja yang cukup banyak. Sekaligus nantinya dapat mampu memenuhi kebutuhan domestik terhadap stok pisang berkualitas.

Yang perlu anda ketahui juga di Ecuador sendiri psang telah menyumbanhg sebesaer 14 persen PDB dan juga menyerap 30 persen tenaga kerja yang jumlahnya diperkirakan 1,25 juta tenaga kerja. Luar biasa bukan? Bayangkan jika hal tersebut juga bisa diterapkan di indonesia selain memajukan para petani membantu juga untuk memenuhi sektor lapangan pekerjaannya. Semoga nantinya ada yang berpikir untuk dapat melanjutkan perkebunan pisang yang selama ini hanya dianggap sebelah mata di negeri ini.