mipowertechnology.com

Berbagai jenis binis menengah keatas di negara Ecuador

Tag Archive : Guayabera

Jauh dari Kata Bisnis, Ecuador Serasa Indonesia Banget !

Mungkin dari sebagian orang yang ada di Indonesia, kebanyakan ada yang mengetahui negara Ecuador dan ada juga yang masih tidak tahu akan keberadaan negara yang masuk ke dalam kawasan Amerika Selatan ini. Untuk nantinya kalian bisa mencapai negara dari pemain Manchester United yakni Antonio Valencia ( Bek Sayap ), dari Indonesia tepatnya dari bandara Soekarno Hatta harus menempuh waktu lebih dari 24 jam. Kurang lebihnya sekitar 28 jam masa penerbangan dengan jarak sesungguhnya mencapai 20.000 KM. 

Dengan jarak yang begitu jauh dan adanya karakteristik budaya dari Amerika Selatan yang begitu kental, maka kalian akan susah menemukan adanya kekhasan yang dimiliki oleh orang Indonesia yang ada di negara Ekuador ini. Namun jangan salah, selain adanya berbagai macam bisnis Kayu dan Buah Pisang. Negara ini juga memiliki beberapa hal yang seakan-akan mewakili gaya Indonesia Banget ! kira-kira apa yang ada di pikiran kalian mengenai hal ini ? untuk mengetahui spesifikasinya, maka kalian bisa lihat secara seksama pada bacaan yang ada di bawah ini ! 

Perkara Nama Serasa Indonesia Banget 

Mengenai hal pertama yang bisa kalian ketahui adalah penamaan dari para masyarakat yang tinggal di negara Ekuador ini. Sebab sesaat setelah mendarat di negara ini, kalian akan menyadari jika banyak orang-orang sana memiliki nama yang sama atau persis seperti nama orang-orang yang ada di Indonesia. Salah satunya yang menjadi contoh adalah Pengemudi Kantor yang bernama Ismail. Kalau di Indonesia pasti dipanggilnya “ Pak Mail ? “ … namun disana menjadi Isma. walau begitu, nama dari Ismailnya saja sudah masuk kategori nama yang mudah diucap seperti kebanyakan nama orang Indonesia, yang mudah sekali diucapkan oleh para turis. 

Selain itu menurut situs kumparan.com, mereka ada menemukan orang-orang yang memiliki nama Fatima, Salma dan Elvira. Uniknya disana tanpa diakhiri oleh huruf “ H “ seperti Fatimah dan Salmah yang sudah menjadi nama pasaran di Indonesia. Selain itu rupanya mantan Presiden Ekuador adalah Jamil, tapi enggak pakai Syaifulnya ya wkwkwk.yang membuat unik J itu sama dengan H. Jadi kalau membaca namanya malah menjadi “ Jamil = Hamil “ … rada aneh si wkwkwk. 

Kendaraan Roda 3 Hadir di Ekuador 

Jadi kalau berbicara mengenai Roda 3 yang langsung kalian pikirkan adalah Kendaraan : Becak – Bemo – Bajaj bukan ? nah memang benar salah satunya ada di negara Ekuador. Namun bukan Becak dan Bemo, melainkan Bajaj tersedia disana sebagai salah satu Transportasi umum. Nggak nyangka kan ? umumnya melihat Bajaj ini ada di Film India atau Indonesia saja, namun pada kenyataannya ada juga nih di negara Ekuador. Untuk kalian yang ingin merasakan menaiki Bajaj Ekuador, maka kalian bisa menemukan para pengemudinya di kawasan Pesisir Pantai yang terpopuler dengan penggunaan tarif atau biaya sekitar US$ 1 untuk kalian yang ingin menaiki kendaraan ini dengan jarak tempuh yang dekat ya. Yang enak di sana adalah menaiki kendaraan Bajaj tanpa takut kemacetan – tanpa takut asap polusi yang hitam pekat – tanpa takut adanya kesemrawutan dari Traffic Light juga. 

Ketersediaan Kerupuk di Ekuador 

Dari sebagian orang yang ada di Indonesia, saat melakukan perjalanan ke luar negeri ada yang membawa : Ikan Asin – Sambal Terasi – Kecap – Sarden – bahkan Kerupuk dengan kalengnya juga dibawa. Jadi ingat Alm. Olga Syahputra, dimana artis sekaligus Komedian ternama di Indonesia saat keluar negeri sangat suka membawa Kerupuk. Dirinya menganggap makan kurang Kerupuk kurang sedep gitu. Tapi dalam hal ini emang saya setuju sih sama Alm. Olga Syahputra, berasa ada yang aneh kalau tanpa kerupuk dan sambal atau Ikan Asin. 

Kerupuk Kedelai ini Mirip dengan Kerupuk yang ada di Ekuador

Familiarnya di Indonesia adalah Kerupuk Kaleng Putih, Kerupuk Rambak yang Coklat dan Kerupuk Kulit. Ada juga Kerupuk Ikan yang memiliki cita rasa khas banget. Hal ini juga sama nih seperti apa yang ada di Negara Ekuador. Dimana di negara ini ada Kerupuk Kulit yang dijamin Asli enak, namun dibuatnya bukan dari : Kulit Sapi atau dari Ikan. Dijamin juga kerupuk ini walau enak dan membuat ngiler tetap orang muslim dilarang memakannya, jadi tahu kan dari apa buatnya ? wkwkwk. 

Walau begitu, ada juga kok kerupuk yang diberi nama Chicharron de Soya atau bahasa Indonesianya adalah Kerupuk Kedelai yang banyak sekali diperjualbelikan di pasar lokal negara Ekuador. Mengenai bentuk hampir mirip dengan kerupuk kecil yang ada di Indonesia atau bentukan kotak seperti cemilan Taro. rasanya juga enak kok, dan bisa mengenyangkan ( kalau dimakannya bersama nasi panas dan sambal ). 

Dijualnya Baju Koko 

Kita tahu, negara Ekuador bukanlah negara Islam atau negara Religius. Walau penduduk lokal yang menganut agama Kristen besar mencapai 92% dan populasi untuk warga negaranya yang beragama Islam atau Umat Muslim hanya 2000 orang saja. Namun disini kalian juga tidak akan pernah sulit untuk melakukan ibadah di Ekuador. Disini kalian akan melihat adanya 2 masjid saja yang ada di Quito. Jarak dari Masjid ini masih terbilang bisa kalian jangkau, dan orang-orang di negara tersebut juga selalu menerapkan adanya sistem Toleransi dengan sesama umat muslim yang ada di sana. 

Mengenai pakaian bagi orang Muslim, ternyata disini kalian bisa cepat atau mudah untuk menemukan baju Koko atau disana dikenalnya sebagai baju Guayabera di pasar kerajinan Ekuador. Disana saat kalian bilangnya mencari Baju Koko, apsti pada bingung planga plongo. Sebab baju ini sudah ada sejak tahun 1800 an dan bernama Guayabera atau dikenal sebagai baju yang begitu khas di Amerika Selatan yang saat ini banyak dipakai untuk bisa menghadiri pernikahan maupun berbagai macam acara resmi lainnya. 

Guayabera sendiri memiliki adanya desain dengan ciri atas aksen bordiran khas Andes yakni di pegunungan Andes yang memakai warna cerah, umumnya akan dijual mulai dari US$ 20 pada pasar kerajinan di Ekuador. Dikarenakan bentuknya memang mirip seperti baju koko, pastinya nanti diantara kalian akan jauh lebih sering memanggilnya juga dengan baju Koko bukan Guayabera. 

Enggak Nyangka, Ogoh-Ogoh Juga Ada di Ekuador 

Jika kalian tahu, bahwa di Indonesia sendiri terdapat Ogoh-Ogoh atau benda yang menyerupai sebagai wujud dari patung seram yang bisa digunakan dalam ritual keagamaan Hindu. Benda ini bisa dikatakan sebagai representasi roh buruk yang ada diarak dan juga dibakar menjelang dari adanya malam perayaan Nyepi. Pembakaran ini memang sudah menjadi sebuah simbol dari upaya manusia untuk bisa menyingkirkan yang namanya kehadiran dari sifat buruk menuju ke sebuah pribadi jauh lebih baik lagi. Saat ini ogoh-ogoh juga akan dibuat dengan menyerupai adanya karakter maupun tokoh-tokoh terkenal yang ada di Ekuador. 

Masyarakat di Ekuador mengenal benda ini sebagai El-Viejo, yang telah dibuat dengan menyerupai raksasa – tokoh superhero atau ada juga yang terbentuk dari Tokoh Politik. El Viejo sendiri telah dibakar pada malam tahun baru sebagai representasi atas dibuangnya kenangan-kenangan yang membawa hal buruk yang sudah berlalu dan nantinya bisa menyambut datangnya akan sebuah harapan yang baru. 

Itulah keberagaman hal-hal yang ada di Ekuador dirasa begitu sama saja dengan apa yang ada atau yang dijalankan di negara Indonesia.