mipowertechnology.com

Keanekaragaman Provider Slot Online

Adakah Pengaruh Peningkatan Bisnis untuk Produksi Pisang di Ekuador ?

Adakah Pengaruh Peningkatan Bisnis untuk Produksi Pisang di Ekuador ?

Kali ini kami akan membahas kembali mengenai produksi Pisang di negara Ekuador. Sebelum benar-benar pada pembahasannya mungkin kami akan berikan sedikitnya pengetahuan ke kalian atas beberapa negara yang dilansir menjadi penghasil pisang terbesar di dunia. Buah pisang sendiri sudah sangat terkenal sekali karena memiliki banyak sekali manfaat pada kesehatannya yang kaya akan Vitamin, lalu Mineral dan juga Anti Oksidan tinggi. Buah yang kaya akan Vitamin B6 – Potasium dan Riboflavin mampu melindungi jantung dari Fluktuasi tekanan darah. Selain itu buah pisang juga bisa bermanfaat bagi rambut serta kulit – ginjal – pencernaan dan penguatan tulang serta mata. Pisang sendiri tumbuh di Iklim Tropis yang begitu hangat dengan 50% kelembaban dan yang terkena Sinar Matahari hampir selama 12 Jam. Berikut ini akan kami beritahukan adanya negara penghasil pisang terbesar dan sedikitnya pengaruh Produksi Pisang di Negara Ekuador ini. 

Pisang di Negara Ekuador 

Negaranya memiliki luas sebesar 283.561 km2, dengan jumlah penduduk terdiri dari 16.385.068 orang pada PDB nominalnya mencapai US$ 10.9,759 Miliar dan Perkapitanya  US$6.640, sedangkan untuk produksi pertahunnya mencapai 8,24 Juta Ton. sebagai keterangan lanjutan slot mpo, Pisang di negara ini sudah menjadi bagian begitu penting dari Ekonomi Ekuador, dengan menyentuh hampir 50% dari produksi dijual secara Internasional. Dan perdagangan antara Uni Eropa dengan Ekuador, lalu produksi Pisang ini tidak terpengaruh secara Komersial dan sudah terbukti mampu untuk meningkatkan produk Domestik Bruto negara tersebut. Nah sebagian besar Cavendish bisa tumbuh dan di ekspornya ke luar negeri. Varietas Lainnya adalah Pisang Raja yang sudah dimasak sebagai sayuran dan sering sekali digoreng sebagai Keripik. 

Pisang di Negara Filipina 

Negaranya memiliki luas sebesar 343.448 km2, dengan jumlah penduduk terdiri dari 100.981.437 orang pada PDB nominalnya mencapai US$ 389,484 Miliar dan Perkapitanya  US$3.593, sedangkan untuk produksi pertahunnya mencapai 9,45 Juta Ton. Sebagai keterangan lanjutan, Pisang di negara ini rata-rata dari Varietas Cavendish – Saba dan juga Lacatan. Nah sebagian besar sudah diproduksi di Mindanao Utara – Davao dan Bukidnon karena memang kondisi dari iklimnya yang cukup menguntungkan sekali di wilayah tersebut. Buah-buahan ain yang telah diproduksi di negara ini layaknya Mangga dan juga Nanas. 

Pisang di Negara Uganda 

Negaranya memiliki luas sebesar 241.038 km2, dengan jumlah penduduk terdiri dari 34.856.813 orang pada PDB nominalnya mencapai US$ 27.616 Miliar dan Perkapitanya  US$625, sedangkan untuk produksi pertahunnya mencapai 11,23 Juta Ton. Sebagai keterangan lanjutan, negara ini memiliki kondisi iklim yang mampu membantu budidaya dan pertumbuhan pisang di negara Uganda sendiri. Pisang sudah menjadi makanan pokok bagi warga penduduknya. Maka tidak salah jika kemudian Mayoritas dari penduduk Uganda ini mengolah pisang tersebut dikarenakan sangat menguntungkan. Lalu Tahun 2017 lalu, dikarenakan Hama dan juga Penyakit tertentu bisa membuat kuantitas dari produksi Pisang di Uganda ini turun. 

Pisang di Negara China 

Negaranya memiliki luas sebesar 9.596.961 km2, dengan jumlah penduduk terdiri dari 1.376.049.000 orang pada PDB nominalnya mencapai US$ 11.383 Miliar dan Perkapitanya  US$8.239, sedangkan untuk produksi pertahunnya mencapai 11,64 Juta Ton. Sebagai keterangan lanjutan, Pisang di negara tersebut sudah diproduksi secara besar-besaran pada 5 Provinsi di China yang bernama Guangxi – Guangdong – Yunnan – Fujian serta di Pulau Hainan. Nah Hainan inilah yang memiliki Iklim serta Atmosfir terbaik untuk melakukan budidaya Pisang dan Sebagian dari pulau ini juga telah dikenal sebagai Golden Corridor Area untuk bisa memproduksi Pisang.  Di Cina sendiri, Daun Pisang bisa digunakan untuk membungkus Daging agar kiranya lebih lembu. 

Pisang di Negara India 

Negaranya memiliki luas sebesar 283.561 km2, dengan jumlah penduduk terdiri dari 16.385.068 orang pada PDB nominalnya mencapai US$ 10.9,759 Miliar dan Perkapitanya  US$6.640, sedangkan untuk produksi pertahunnya mencapai 8,24 Juta Ton. sebagai keterangan lanjutan, Pisang di negara ini sudah menjadi bagian begitu penting dari Ekonomi Ekuador, dengan menyentuh hampir 50% dari produksi dijual secara Internasional. Dan perdagangan antara Uni Eropa dengan Ekuador, lalu produksi Pisang ini tidak terpengaruh secara Komersial dan sudah terbukti mampu untuk meningkatkan produk Domestik Bruto negara tersebut. Nah sebagian besar Cavendish bisa tumbuh dan di ekspornya ke luar negeri. Varietas Lainnya adalah Pisang Raja yang sudah dimasak sebagai sayuran dan sering sekali digoreng sebagai Keripik. 

Pisang di Negara India 

Negaranya memiliki luas sebesar 3.287.263 km2, dengan jumlah penduduk terdiri dari 1.310.069.000 orang pada PDB nominalnya mencapai US$ 2.607 Miliar dan Perkapitanya  US$1.965, sedangkan untuk produksi pertahunnya mencapai 900.094Juta Ton. Sebagai keterangan lanjutan, di negara ini Buah Pisang sudah tersedia selama 12 bulan dalam jangka waktu setahun dan tidak memiliki sifat musiman layaknya di Indonesia. Buah ini bisa tumbuh paling baik di tanah  Aluvial dan India juga telah memiliki simpanan kaya yang sama. Kondisi lembab sangat amat penting untuk budidaya jadinya, tidak akan aneh untuk Pisang bisa dibudidayakan di negara bagian India – Bengal Barat – Kerala – Daerah Tamil Nadu – Ardra Pradesh – Maharashtra Karnataka – Madhya Pradesh – Gujarat – Orissa dan juga Daerah Assam. Sedangkan untuk Varietas dari pisang yang tumbuh di negara India ini adalah Dwarf Cavendish – Nendran – Poovan dan juga Robusta. 

Pengaruh Peningkatan Bisnis Produksi Pisang di Ekuador 

Sesaat setelah Perang Dunia Kedua, Tanaman Pisang ini sangat amat meningkat dengan begitu pesatnya di dataran rendah pada pesisir pantai di negara tersebut. Jadinya, sangat banyak orang yang berasal dari daerah Dataran Tinggi Pindah serta langsung bermukim di daerah pantai untuk bisa bekerja di perkebunan pisang. Tanaman Pisang yang sedang tumbuh juga sudah merusak struktur tanah dan juga mampu mengakibatkan produksi yang rendah. Sehingga para petani bisa mencari lahan baru yang begitu luas untuk tanaman mereka. 

Untuk varietas utama pada saat ini adalah Gros Michel. Yang mana ini menjadi varietas yang tidak seberapa sulitnya, bahkan petani di daerah terpencil juga bisa mengirim ke lokasi pasar tanpa bisa merusak dari kualitas buahnya. Nah Pasar Internasional terlihat sudah nyaris tanpa adanya batas, para petani besar dan kecil seluruhnya telah bergabung. Hal inilah yang mampu mengakibatkan deforestasi secara besar-besaran. 

Namun pada tahun 60 dan 70an, disini para petani pisang di Ekuador kehilangan pangsa pasar di daerah Amerika Tengah, yang mana daerah ini menjadi daerah pertama yang mampu menerapkan mekanisasi dan memakai varietas Cavendish yang produktivitasnya sangat tinggi. Dan disini terbukti bahwa Varietas Cavendish jauh lebih rapuh bila dibandingkan dengan Varietas Gros Michel sehingga, Produksi pisang ini jauh lebih dipusatkan di daerah pesisir pantai atau pelabuhan. Dan sejalan dengan perkembangan dunia usaha yang semakin Kompleks serta membutuhkan Investasi yang besar dan mengakibatkan sebagian besar petani untuk Skala Kecil keluar dari persaingan. Dan kecenderungan inilah yang membuat tanaman Pisang tumbuh jauh lebih Intensif dan mengurangi ancaman terhadap keberadaan hutan. Nah disinilah para pekerja di perkebunan pisang yang kehilangan pekerjaannya karena telah digantikan oleh Sistem Mekanisasi, dan bisa melakukan penebangan hutan untuk bisa ditanami. Namun secara keseluruhannya, Deforestasi pada daerah pantai ini mampu mengalami penurunan yang nyata. 

Dari sinilah, untuk benar-benar bisa memenuhi peningkatan permintaan, para petani jauh lebih memilih untuk meningkatkan hasil dari produksi atau untuk bisa memperluas produksi pada area perkebunan yang sudah ada dibanding dengan menebang hutan.